Mengenai Saya

Foto saya
serang, banten, Indonesia
Hallo semuanya perkenalkan Namaku Rosita aku lahir di kota yang nyaman dan damai, dimana lagi kalau bukan di kota serang pada tanggal 28 agustus.... aku sangat menyukai sastra karena itu aku sangat tertarik dengan dunia kepenulisan, membuat puisi, quotes maupun cerpen adalah hobyku. Selamat membaca, salam literasi untuk para pembaca

Jumat, 06 November 2020

My story


Bolehkah aku bercerita?

Tentang rasa yang terus menerus mendatangkan luka

Mataku terlalu nanar untuk melihatmu

Batinku bersikeras menerka hadirmu

Adakah kasih sayang yang kau berikan untukku?

Jika tidak, aku akan segera pergi

Aku tidak ingin kekecewaan kembali hadir

Aku butuh seseorang yang menetap

Bukan datang untuk kembali pergi




Minggu, 01 November 2020

Penghianat

 Dari jauh kulihat wajahmu

Rasa iba muncul dalam benakku

Mencoba berbelas kasih 

Mengarungi setiap langkah yang kau pijak basah

Aku merasa bodoh mengenalmu

Ucapanmu sungguh membuatku terpukau

Namun, perbuatanmu

Tak seindah apa yang kau ucapkan itu

Kau tega berbuat demikian

Mendorong lalu menjatuhkan

Apakah ini yang kau balas untukku

Sungguh kau penghianat di mataku

Kau tega merancang sedemikian rupa

Hanya untuk menjatuhkan harga diri yang kupunya

Kau memang penghianat

Teramat jahat


Karya Rosita

Keganjalan tak terucap

Isak tangis ingin kutuangkan

Rantaian kata ku coba ungkapan

Keganjalan masih menyayat dalam sanubari

Mencoba merangkak mengeluarkan isi hati

        Ingin ku meraung menghantam keluar

        Namun, ada saja yang menjalar

        Tak mampuku merajuk

        Hanya terpendam dalam sajak

Berusaha mendorong tuk terungkap

Keganjalan itu membuatku tak berucap

Memaksa menahan

Keganjalan itu sungguh merisaukan

        Apa keganjalan yang kumiliki

        Sulit sekali mengungkapkan rasa dalam sanubari

        Naluriku berkata jangan

        Dan pada akhirnya tak terucapkan


Bekasi, 09 agustus 2020

Karya Rosita 

Tentang perpisahan

 Aku kira lambayan tangan itu hanya ilustrasi

Hanya terpaan belakang saja

Namun, itu nyata

Bukan hayalan apa lagi mimpi


Dia menghilang

Luput tersiram bersama derasnya pantai

Aku terhalang

Merasa gagal tuk memiliki


Bekasi, 33 juli 2020

Karya Rosita


Tentang Hujan

Ah, aku terjebak

Hujan semaki deras

Memaksaku untuk menunggu

Dalam sunyi yang membosankan

Terpurukku dalam diam

Membeku tak berkaruan

Sampai ke titik terdalam

Hingga membuatku merasa jenuh

Seketika, kejenuhan itu memudar

Membuatku terbelalak

Memandang siapa yang datang

Lalu memberiku sepucuk senyuman

Ini tentang hujan

Tentang rasa bosan

Dan tentang sepucuk senyuman

Yang mampu membobrak jenuhku


Bekasi, 22 juli 2020

Karya Rosita

Luka di hati

 Berjalanku dalam hayalan

Ku hembuskan nafas perlahan

Wajah itu seketika terlintas dalam benakku

Menyelimuti tubuh tak berdaya

            Kini hanya bisa membayangkan

            Membaca aksara yang kau rangkai penuh makna

            Tak sanggupku mengingat

            Dan hanya mengenangmu dalam duka

Kau pergi meninggalkan luka

Kau pergi dengan keangkuhanmu

Tanpa kau peduli tentang rasaku

Rasa yang kau acuhkan begitu saja

            Dengan membawa segenap luka yang kau tinggalkan

            Hariku seperti bunga yang layu

            Ingin bangkit dari keterpurukan

            Namun, luka di hati masih membekas


Bekasi, 21 juli 2020

Karya Rosita

Dia adalah Ayahku

 Bekasi, 26 Juli 2020


Dia tak bersayap

Namun, mampu membawaku terbang

Dia bukan supermen

Namun, dia mampu mengagkatku setinggi tingginya...

Ku tatap wajah tua itudikeremangan malam

Wajah tua yang mulai kusam

Kulihat jelas kerut keningnya

Yang dulu tak pernah nampak...

Tangan kokohmu melemah 

Tapi, dia mampu mengangkat besi itu

Langkahnya yang dulu tegap, kini rapuh dan membungkuk

Namun, dia mampu menggendongku...

Dia begitu kuat

Aku banyak belajar dari keteguhannya

Dia adalah ayahku bukan?

Ayah yang tak pernah letih membesarkanku...



Karya Rosita